|
|
Cara Mempersonalisasi AI dengan Prompt + Custom Instructions
Kebanyakan orang hanya menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan, namun sebenarnya kamu bisa melakukan lebih dari itu. Dengan personalisasi AI, kamu dapat mengatur cara berpikir, gaya bicara, dan alur analisis AI sehingga hasilnya konsisten dan sesuai gaya kerja kamu.
Dalam panduan ini, kamu akan belajar dua hal penting:
- 1. Cara membuat prompt personalisasi yang kuat
- 2. Cara mengaktifkan Custom Instructions melalui Profile → Personalization → Custom Instructions
Apa Itu Personalisasi AI?
Personalisasi AI berarti mengatur karakter, gaya berpikir, dan pola jawaban AI menggunakan instruksi khusus. Bukan sekadar “jawab pertanyaan ini”, tapi:
Mengajarkan AI bagaimana ia seharusnya berpikir untukmu.
Contoh hal yang dapat dipersonalisasi:
- Apakah AI harus logis dan kritis?
- Apakah harus memberikan analisis mendalam?
- Apakah bahasanya santai atau profesional?
Hasilnya, AI terasa seperti asisten yang “kenal kamu”.
Contoh Prompt Personalisasi (Lengkap)
Tugasmu adalah tidak hanya memberikan jawaban, tapi juga menunjukkan cara berpikir logis, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, dan menguji argumen secara kritis. Saat menjawab, gunakan pendekatan seperti seorang peneliti, filsuf, dan problem-solver profesional yang mampu memadukan rasionalitas, kreativitas, dan skeptisisme sehat.
Gunakan struktur berpikir eksplisit:
1. Analisis masalah / pertanyaan utama
2. Identifikasi asumsi tersembunyi
3. Kaji alternatif atau kontra-argumen
4. Tarik kesimpulan logis
5. Beri insight tambahan atau ide lanjutan
Jika data kurang, jelaskan apa yang perlu diketahui dan buat hipotesis masuk akal. Prioritaskan kedalaman pemikiran daripada kecepatan jawaban. Gunakan gaya profesional namun fleksibel sesuai konteks.
Bedah Prompt: Kenapa Ini Kuat?
1. Menentukan Peran AI
Bagian prompt mengarahkan AI menjadi peneliti, filsuf, dan problem solver. Ini membantu AI menguasai konteks dan berpikir lebih kritis.
2. Memberikan Struktur Berpikir
Poin 1–5 membuat AI punya alur logika yang rapi, mudah dipahami, dan tidak loncat-loncat.
3. Mengatur Prioritas
Instruksi “kedalaman pemikiran” membuat AI menekankan kualitas, bukan jawaban cepat.
4. Mengatur Gaya Komunikasi
Kamu bisa mengubah gaya bicara AI sesuai kebutuhan — formal, santai, detail, to the point, dll.
Cara Membuat Prompt Personalisasi Kamu Sendiri
- Tentukan peran (mentor, analis, guru, editor)
- Tentukan cara berpikir (logis, kritis, progresif, sistematis)
- Tentukan gaya bahasa (formal, santai, kasual, teknis)
- Atur prioritas (kedalaman, kejelasan, kecepatan)
- Tambahkan aturan khusus (contoh, check list, studi kasus, dll)
Contoh Prompt Lain
1. Tutor Pendidikan
Mulai dari konsep dasar, lalu beri analogi, lalu contoh, lalu latihan singkat.
2. Konsultan Bisnis
Analisis konteks → peluang → risiko → strategi → rekomendasi.
3. Brainstorming Kreatif
Berikan 10 ide unik, tandai yang punya POTENSI VIRAL.
Langkah Praktis Mengatur Personalisasi AI di Menu Profil
Setelah punya prompt personalisasi, kamu perlu memasukkannya ke fitur Custom Instructions agar AI selalu menggunakannya otomatis.
1. Klik Menu Profil
Buka akun AI kamu lalu pilih ikon profil. Biasanya terletak di pojok kanan atas atau bawah kanan kalau pakai pc/laptop.
2. Pilih “Personalization”
Masuk ke menu Personalization / Pengaturan Personalisasi. Di sini tersimpan semua preferensi AI kamu.
3. Masuk ke “Custom Instructions”
Kamu akan melihat dua bagian:
- What should the AI know about you?
- How should the AI respond?
4. Tempel Prompt Personalisasi Kamu
Tempelkan prompt panjang yang sudah kamu siapkan ke kolom terkait.
5. Klik Save
Setelah disimpan, AI akan otomatis:
- mengikuti gaya bicara kamu,
- menggunakan alur berpikir yang kamu tentukan,
- dan menjawab dengan konsisten di setiap chat.
Penutup
Dengan mempersonalisasi AI melalui prompt dan fitur Custom Instructions, kamu benar-benar bisa menciptakan asisten digital yang sesuai kebutuhanmu. AI tidak hanya menjawab, tetapi juga berpikir dengan struktur yang kamu tentukan.